Awas, Polisi Pembela Koruptor Jadi Kapolres Merauke

Posted on Updated on

sri_sTanah Merah Digoel, Bodipost – Kapolres Boven Digoel AKBP Sri Satyatama yang terkenal sebagai pelindung koruptor dilantik menjadi Kapolres Merauke oleh Kapolda Papua Irjen (Pol) Drs, Tito Karnavian, MA,Phd di Mapolda Papua, Jumat (24/1) kemarin. Dia menggantikan AKBP Petrus Patrige Rudolf Renwarin.

Jabatan Kapolres Boven Digoel diserahterimakan kepada AKPB Iswan Tato Pongbulan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Dalpers Biro SDM Polda Papua. Sementara AKBP Petrus Patrige Rudolf  Renwarin mendapat jabatan baru sebagai Wadir Intelkam Polda Papua.

AKBP Sri Satyatama dikenal oleh masyarakat Boven Digoel sebagai pembela dan  pelindung koruptor besar  sementara sangat ekstrim mengejar dan menangkap koruptor kecil atau  mereka yang dicurigai korupsi berdasarkan pesanan  sponsor.

Di Boven Digoel, tangan Polisi di bawah kendali Sri Satyatama sulit menjangkau koruptor besar seperti Yesaya Merasi, Rudolf Kalalo, John Edward, Asaf Tandi, Titus Tambaip dan monster lainnya yang merampas uang rakyat Boven Digoel secara terang-terangan.

Koleganya AKBP Petrus Patrige Rudolf Renwarin adalah sosok pelindung dan pengaman kasus korupsi Bupati Merauke Romanus Mbaraka. Dia juga sukses mengkriminalisasi kasus souvenir kulit buaya yang mengorbankan mantan Bupati Merauke John Gluba Gebze dan kriminalisasi Gerakan Kebangkitan Pemuda Merauke yang mengorbankan Mantan Ketua KNPI Merauke Domin Buliba Gebze.

“Sri Satyatama pasti akan melanjutkan kerja-kerja kotor Patrige Renwarin, dia akan melindung Romanus Mbaraka dari berbagai kasus korupsi yang dilakukan, diantaranya, Perampokan sisa APBD Kabupaten Merauke TA 2010 yang ditinggalkan mantan Bupati Merauke John Gluba Gebze sebesar Rp. 240 Milyar dan Perampokan Dana SILPA 2010 oleh DPRD Kabupaten Merauke sebesar Rp. 25 Milyar,” ujar seorang Tokoh  Masyarakat  Marind.

Sebagaimana diketahui, berkas kasus korupsi Romanus Mbaraka sudah sampai di Kejaksaan Tinggi Papua tetapi belum dieksekusi karena Bupati Merauke berdarah Kei itu terus secara aktif membangun komunikasi dengan Nikolaus Kondomo, SH yang merupakan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus)  Kejaksaan Tinggi  Papua. Romanus Mbaraka menjanjikan jabatan Wali Kota Merauke kepada Kondomo dengan jaminan kasusnya tidak boleh diproses.

Sementara Kasus Korupsi APBD Boven Digoel yang angkanya sangat abnormal karena telah menembus Milyaran Rupiah juga belum dieksekusi karena terkait langsung dengan Partai Demokrat.

“Lukas Enembe membiarkan Yusak Yaluwo terus merampok APBD Boven Digoel dari balik terali besi sejak tahun 2011 karena mereka sama-sama alumni Manado dan sudah bertekad membesarkan Partai  Demokrat menggunakan uang rakyat,” jelas seorang Staf Pemkab Boven Digoel.

Sumber terpercaya di lingkaran Partai Demokrat mengatakan, Gubernur Papua Lukas Enembe  telah mempersiapkan Nikolaus Kondomo, SH untuk menempati posisi Kepala Kejaksaan Tinggi Papua. Pria Muyu ini diharapkan bisa mengamankan kasus- kasus korupsi yang melibatkan kader Partai Demokrat di Papua.***

4 thoughts on “Awas, Polisi Pembela Koruptor Jadi Kapolres Merauke

    bonefasius said:
    30 Januari, 2014 pukul 12:43 am

    apakah polisi model ini bisa dipercaya?

    […] anggaran ganda dari Pusat dan Daerah untuk program yang sebenarnya sama, yaitu GERBANGKU, dan menutupi jejak perampokkan dana tersebut dengan berbagai manipulasi administrasi dan pendekatan ke aparat penegak […]

    […] Kapolres Merauke AKBP Sri Satyatama mengatakan, akan meminta bantuan Mabes Polri untuk mencaritahu pembuat Blog tersebut dan meminta pertanggungjawabannya. Saat ini, Blog Namek-Namuk yang beralamat di http://nameknamuk.wordpress.com itu sudah tidak bisa diakses karena telah dihapus oleh pemiliknya.*** […]

    […] singkat di nomor Ponsel 085244302535, dia tidak membalas. Telepon pun tidak dijawab. Sementara Kapolres Merauke AKBP Sri Satyatama, S.Ik sulit dikonfirmasi karena selalu mengganti nomor […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s