Freeport Kubur Indonesia

Posted on Updated on

ar_bahoOleh : Arkilaus Baho

Ritual Longsor ala Freeport, kian meningkat kearah penguburan negara Indonesia secara mutlak. Opa freeport, Richard Anderkson yang terjun mengawal proses evakuasi korban runtuhnya dinding areal Big gosan semakin memberi semangat kepada awak freeport di seluruh dunia, apalah artinya Indonesia?

Masih ada sebelas nyawa (terakhir sisa 7 ) rakyat terperangkap dalam areal freeport yang kini longsor. Pusat pelatihan pekerja di pegunungan Papua mencatat sejarah. Bagaimana mungkin perusahaan raksasa dunia menanggulangi korban bawah gunung. Canggihnya freeport hanya pada pengambilan kekayaan saja, sedangkan penyelamatan manusia sungguh jauh dari kenyataan.

Rapuhnya tekanana dalam negri bikin freeport semakin pede. Bagi perusahaan AS ini, tak ada yang ditakuti, bahkan presiden sekalipun sudah terkontaminasi. Kita serahkan nasib Indonesia kepada buruh freeport untuk kembali menegaskan hak atas keselamatan kerja di perusahaan tersebut, sebab satu satunya yang ditakuti freeport sekarang adalah ketika buruh marah.

Ya, investigator utusan pemerintah dari kementerian ESDM dan Kemenakertrans ditolak mentah mentah. Sang presiden Indonesia pun lemah menghadapi penolakan tersebut. Seandianya Hugo Chaves ada di Indonesia, seandainya Sukarno bangkit kembali, nasib freeport beda seperti sekarang yang seenaknya mengubur kedaulatan jiwa jiwa ibu pertiwi.

Kini perusahaan tambang Amerika Serikat menunjukan ritual longsor mereka. Ketajaman dalam menekan campur tangan negara, sebuah tradisi ritualisasi yang membuktikan bahwa “ala” freeport, apa saja di goreng habis di negara Indonesia, bahkan menguburkan kedaulatan negara sudah bukan hal baru.

Sampai tulisan ini di publikasikan, hingga Selasa pagi, 21 Mei 2013, korban tewas bertambah menjadi 21 orang setelah 4 korban jiwa ditemukan lagi. “Benar sudah 21 korban ditemukan, diperkirakan masih ada 7 orang lainnya yang belum diketahui nasibnya. Kami berharap seluruh korban ditemukan,” kata juru bicara PT Freeport Indonesia, Daisy K, Primayanti.

Penemuan empat korban diinformasikan sekitar pukul 07.30 WIB dan telah dirilis pada pukul 08.00 WIB. Korban yang ditemukan atas nama Sulaeman, Amir Tika, Gito Sikku, Lewi Mofu.

Sebanyak 40 pekerja yang terdata pada skedul pelatihan, 38 pekerja freeport tertimbun reruntuhan sebagian terowongan yang runtuh di area pelatihan Big Gossan pada Selasa, 14 Mei 2013, pukul 07.30 pagi waktu setempat (WIT).

Dari 38 pekerja freeport yang terjebak di reruntuhan terowongan, hingga pukul 09.30 WIT, Senin 20 Mei 2013, baru sekitar 10 orang selamat, 14 orang meninggal dunia, dan masih belum ditemukan 14 orang. Berikut daftar nama 38 pekerja Freeport yang tertimpa reruntuhan terowongan:

Meninggal : 1. Aan Nugraha (Contractor), 2. Mateus Agus Marandof (Mine-UG), 3. Rooy Rogers Kailuhu (Mine-UG), 4. Selpianus Edowai (Mine-UG), 5. Yapinus Tabuni (Mine-UG), 6. Aris Tikupasang (Contractor), 7. Artinus Magal (Mine-UG), 8. Hengky Ronald Hendambo (Mine Maintenance),
9. Joni Tulak (Mine-UG), 10. Ma’Mur (Central Services), 11. Petrus Frengco Marangkerena (Mine-UG), 12. Petrus Padak Duli (Mine-UG), 13. Retno Arung Bone (Contractor), 14. Victoria Sanger (Mine Maintenance)

Luka-luka : 1. Ahmad Rusu (Mine UG), 2. Alham (Contractor), 3. Andarias Lamberth Msen (Contractor), 4. Florentinus Kakupu (Contractor), 5. Hasbullah (Contractor), 6. Kenny Rogers Wanggai (Mine Maintenance), 7. Leonardus Sparta (Contractor), 8. Muhtadi (AEA), 9. Rony Dolame (Contractor),
10. Towali (Mine-UG)

Dalam pencarian (mujizat bila masih hidup) : 1. Amir Tika (Mine-UG) (ditemukan meninggal dunia), 2. Daniel Tedy Eramuri (Mine Maintenance), 3. David Gobai (Mine-UG), 4. Febry Tandungan (Contractor), 5. Ferry Edison Pangaribuan (Contractor), 6. Frelthon Wantalangi (Geo Services),
7. Gito Sikku (Contractor) (ditemukan telah Meninggal dunia), 8. Herman Susanto (Contractor), 9. Jhoni Michael Ugadje (Geo Services), 10. Lestari Siahaan (Mine Maintenance), 11. Lewi Mofu (Contractor) (ditemukan meninggal dunia), 12. Muntadhim Ahmad (Geo Services), 13. Suleman (Corporate Planning & Cost Study) (ditemukan meninggal dunia), 14. Wandi (Contractor).

Kubur Freeport

Bencana longsor jangan negara diam begitu saja. Kita jangan terlena dengan ritual longsor “ala” Freeport. Ini luar biasa. Korban meningkat. Kami tak butuh gombal ganti rugi dan segalanya, tapi freeport sudah seharusnya pergi. Kerugian akibat bencana freeport sudah nyata. Nyawa manusia melayang, kerusahaan habitat ekologi pun kian terancam.

Momentum longsor freeport harus menjadi ketepatan negara Indonesia mengubur prilaku perusahaan ini. Kubur freeport. Jangan biarkan negara tunduk dan takluk pada moncong kapitalis, negara harus berani katakan ‘’ go to hell”.

Aparat militer Indonesia (TNI/POLRI), dengan dukungan pengadilan republik Indonesia harus segera menangkap dan mengadili CEO Freeport yang kini berada di wilayah NKRI untuk mempertanggungjawabkan belasan nyawa yang terkubur akibat kebengisan perusahaan ini merampok sumber daya alam.

Bebatuan Freeport telah menutup sebagian besar hutan dan daratan di Timika. Walhi sebut limbah freeport bila di bawa keluar Papua, telah menimbun Jakarta hingga Bandung. Bayangkan nasib Indonesia di Papua telah ketimbun, kenapa tak balik menimbun perusahaan ini. Kubur freeport sekarang juga.***

__________

NB: data korban diambil dari publikasi pihak PT. Freeport sendiri, kepolisian Papua dan sumber lain yang di hubungi para media serta data dari kawan kawan dilapangan.

Tulisan ini sebagai bentuk duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus duka kami sebagai anak negri Papua yang terus menangisi negri kami yang rusak akibat kekejaman negara-negara maju.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s