Pernyataan Dukungan 7 Maret 1969 Yang Membawa Laknat Bagi Rakyat Papua Merauke

Posted on Updated on

PERNYATAAN

Yang bertanda tangan dibawah ini, kami korps Guru-guru Pensiunan yang berdiam di Kota Merauke, menyatakan kepada Pemerintah kita Pemerintah Republik Indonesia sebagai berikut :

1. Kami korps Guru2 pensiunan turut membantu Pemerintah kita Pemerintah Republik Indonesia, mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari SABANG hingga MERAUKE (MERAUKE hingga SABANG) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,-

2. Menolak diadakan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) tahun 1969 di Irian Barat, karena daerah Irian Barat sudah merdeka sejak 17 Agustus 1945 sebagaimana daerah Indonesia lainnya,-

3. Tetapi kalau toch PEPERA di Irian Barat dilaksanakan juga, maka kami Korps Guru-guru Pensiunan yang berada di Kota Merauke siap berdiri di belakang Pemerintah kita Pemerintah Republik Indonesia untuk memenangkannya,-

4. Demi keamanan dalam pelaksanaan PEPERA di Irian Barat umumnya, khususnya di Merauke, kami Korps Guru-guru Pensiunan dengan tenaga sisa yang masih ada pada kami, siap turut membantu Pemerintah kita Pemerintah Republik Indonesia secara aktif dan positif,-

5. Kami Korps Guru-guru Pensiunan dengan tenaga sisa ini, siap membantu Pemerintah kita Pemerintah Republik Indonesia mensukseskan REPELITA di daerah Irian Barat umumnya, khususnya di Merauke secara aktif dan positif.

Merauke, 7 Maret 1969

Kami Korps Guru-guru Pensiunan :

(1). W. Dumatubun, (2). St. Fofied, (3). D. Rahangmetan, (4). M. Silubun, (5). B.J. Letsoin, (6). A. Tuju, (7). L. Letsoin, (8). D. Lamera, (9). D. Kameubun, (10). E. Somar, (11). P. Dumatubun, (12). Ph. Meteray, (13). S. Rahayaan, (14). E. Leftungan, (15). F. Welikin, (16). J. Rahalus, (17). D. Futunanembun, (18). E. Reinrusun, (19). S. Letsoin, (20). A. Letsoin, (21). A. Letsoin, (22). G. Fofied, (23). A. Tethool, (24). P. Wariditi, (25). M. Meteray, (26). E. Ivakdalam, (27). R.Imkota, (28). D.J. Renwarin, (29). A. Tethool, (30). N. Harngubun, (31). A.Ivakdalam, (32). A. Rahalus, (33). ….Ngamel, (34). C. Letsoin, (35). R. Ngamel, (36). M. Metelmety (mewakili Guru2 Pensiunan YPK), (37). A. Karubun, (38). A. Futunanembun.

________________

Catatan Redaksi : (1) Pernyataan ini disadur sesuai dengan aslinya, hanya ejaannya saja yang disesuaikan; (2) Tanggal 14 Juli 1969 – PEPERA dilaksanakan di Kota Merauke, dimana 175 orang yang ditunjuk langsung oleh Indonesia mewakili 144.171 total penduduk Papua Merauke untuk menyatakan bergabung dengan Indonesia. Kaum Non Papua berperan secara aktif dan positif dalam aksi jebakan terhadap bangsa Papua ini; (3) Dokumen ini disimpan oleh para generasi tua Papua Merauke yang pada saat itu sudah membayangkan kehancuran bangsa Papua kalau bergabung dengan Indonesia; (4) Para Generasi tua Papua Maerauke maupun Papua Barat umumnya diharapkan untuk menceriterakan tragedi ini kepada generasi muda yang paling merasakan akibat dari kejadian 1969 ini.

3 thoughts on “Pernyataan Dukungan 7 Maret 1969 Yang Membawa Laknat Bagi Rakyat Papua Merauke

    […] dan Wanita sebagai hadiah. Di hampir seluruh kabupaten yang ada saat itu, terutama di Merauke, kaum Non Papua terlibat dalam rekayasa ini secara “aktif dan positif”.*** « Panglima OPM […]

    papua main said:
    9 Maret, 2013 pukul 12:06 pm

    Para keturunan mereka harus bersuara mennetang kejahatan Indonesia setelah Integrasi yg direkayasa ini…

    […] tahun 1969, Orang-Orang Kei merupakan pihak yang berkomitmen memenangkan Opsi Ikut Indonesia. Sebanyak 28 dari 38 Guru-Guru Pensiun yang menandatangani Petisi pada tanggal 7 Maret 1969 untuk mendukung Indonesia adalah orang-orang […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s