Marselus Kimbinaka : Pedoman Bantuan Pendidikan dan SK Tim Belum Sampai di Meja Dewan

Posted on Updated on

Jayapura, BodiPost – Ketua DPRD Boven Digoel, Marselus K Kimbinaka mengatakan Pedoman Bantuan Pendidikan untuk Mahasiswa/i Boven Digoel dan SK Tim yang dibuat oleh Plt Bupati Yesaya Merasi belum pernah sampai ke meja dewan dan dibahas di sana. Hal itu ditegaskan Kimbinaka dalam pertemuan dengan Mahasiswa/i dan Masyarakat Boven Digoel Se-Jayapura di Anjungan Merauke Expo Waena, Sabtu (10/11) kemarin.

“Pedoman dan SK belum sampai ke meja Dewan untuk dilihat bahasa dan penetapan besar anggarannya, sampai Tim Pembagi Bantuan Studi berangkat juga Dewan tidak tahu, padahal saya sudah tegaskan berulangkali bahwa Dewan harus dilibatkan karena apa pun tentang uang adalah keputusan Dewan,” jelas Kimbinaka.

Kimbinaka juga menyesalkan keberangkatan Tim dalam rombongan besar sehingga biaya yang dikeluarkan untuk perjalanan dan akomodasi Tim bisa sama atau bahkan lebih besar dari biaya Bantuan Studi (BS) untuk seluruh Mahasiswa/i.

Dia juga menyesalkan tindakan Tim Pemkab dan Pengurus HMPBD sehingga pembagian Bantuan Studi bisa dilakukan di Tribun Mako Brimobda Papua dan berakhir dengan korban jiwa.

“Dewan akan panggil Plt Bupati Boven Digoel dan Tim yang dia bentuk untuk menanyakan kenapa pembagian BS bisa dilakukan di markas Brimob dan bisa menelan korban jiwa,” katanya dengan nada kesal.

Di bagian lain dia juga menyatakan kekesalannya terhadap posisi Pengurus Organisasi HMPBD yang tidak memihak para anggotanya. “Kenapa HMPBD bisa kerjasama dengan Tim sehingga merugikan sesama Mahasiswa? Kalau hal seperti ini terus dilakukan dan terbiasa maka akan terbawa sampai dia kerja,” katanya memberi nasehat.

Sebagaimana diketahui, Plt Bupati Yesaya Merasi mengeluarkan SK Tim dan Pedoman Bantuan Pendidikan yang dijadikan dasar pembagian BS kepada Mahasiswa/i Boven Digoel di seluruh Indonesia.

Pedoman tersebut secara terang-terangan membatasi hak-hak Mahasiswa/i Boven Digoel yang orang tuanya berdomisili di kabupaten lain, sementara sangat menuntungkan Mahasiswa/i Papua Non Boven Digoel dan Non Papua yang di kabupaten asalnya Bantuan Pendidikan justru tidak pernah diberikan kepada Mahasiswa/Boven Digoel.

Dalam polemik yang terjadi, Pengurus HMPBD yang seharusnya mengakomodir kepentingan para anggotanya secara terbuka berdiri di pihak Tim Pemkab dan turut mengintimidasi dan mengusir Mahasiswa/i Boven Digoel. Padahal, mereka yang diusir adalah Mahasiswa/i Boven Digoel yang tidak lain adalah anggota HMPBD.

Atas usulan Badan Pengurus HMPBD, pembagian BS yang awalnya dilakukan di Aula Museum Expo Waena akhirnya dipindahkan ke Tribun Mako Brimobda Papua, Selasa (30/10) lalu dengan biaya sewa tribun dan jasa pengamanan sebesar Rp. 125 Juta, dibayar menggunakan dana BS.

Di Mako Brimobda Papua, sikap Pengurus HMPBD semakin arogan dan dengan dibantu oleh para istri mereka, terjadilah serangan mulut terhadap Mahasiswa/i Boven Digoel yang orang tuanya berdomisili di kabupaten lain.

Lebih memalukan lagi, seorang Pengurus HMPBD dengan penuh rasa percaya diri sempat mengusir Bapak Daniel Kanath, seorang Tokoh Masyarakat Boven Digoel di Jayapura yang hendak memberikan saran terkait polemik yang terjadi.***

One thought on “Marselus Kimbinaka : Pedoman Bantuan Pendidikan dan SK Tim Belum Sampai di Meja Dewan

    mancey said:
    13 November, 2012 pukul 12:46 pm

    tolong segera direalisasikan beasiswa utk mahasiswa/i bodi, ikatan yg tdk benar di benahi sehingga bisa berjalan baik merasi tdk punya hak utk atur sendiri tanpa mengetahui DPRD bodi, ada maksud apa di adu dombakan mahasiswa/i asli bodi you klo gk mampu brenti saja. Rombak tu HMPBD.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s