Constant Karma : Kalau Bisa Pak Bonefasius Konotigop Diusulkan Kembali!

Posted on Updated on

Jayapura, Bodipost – Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Drh. Constant Karma yang didampingi Asisten III Setda Provinsi Papua, Drs. Waryoto meminta Wakil Bupati Boven Digoel Yesaya Merasi untuk secepatnya, dalam jangka waktu satu minggu, mengusulkan tiga nama, diantaranya Drs. Bonefasius Konotigop, sebagai calon Sekretaris Daerah Boven Digoel untuk digodok di Provinsi dan dikawal ke Jakarta agar dalam waktu satu bulan ke depan, kabupaten Boven Digoel sudah memiliki Sekda Defenitif. Hal tersebut disampaikan dalam tatap muka dengan Dewan Adat Nusantara Boven Digoel, Selasa (19/06) kemarin di Hotel Travellers, Sentani, Papua.

Pertemuan antara Dewan Adat Nusantara dengan Pemprov Papua merupakan realisasi dari kesepakatan saat aksi pemalangan beberapa Kantor SKPD dan Demo Damai yang melibatkan 3.050 Orang di Tanah Merah, Senin (11/06) lalu. Tuntutan pihak Dewan Adat Nusantara yang saat itu tidak bisa dijawab oleh Wakil Bupati Yesaya Merasi, dikawal ke Jayapura untuk dikonsultasikan ke pihak Pemprov Papua.

“Pak Bonefasius Konotigop kalau bisa diusulkan kembali, kita siap kawal ke Jakarta, jadi Bapak wakil Bupati tanda tangan saja (berkas pengusulan – red), nanti kita tangkis Pak Yusak, kalau bapak tidak tanda tangan maka saya lepas tangan,” pinta Karma kepada Wakil Bupati Yesaya Merasi.

Yesaya Merasi yang tampak gugup, ketika diminta tanggapannya mengatakan, dia sudah berusaha sekuat tenaga untuk mengamankan pemerintahan Boven Digoel tetapi terus ditekan dan dibatasi oleh Yusak Yaluwo dari balik terali LP Cipinang.

“Saya sudah  berupaya untuk pemerintahan berjalan baik, saya sudah buat pendekatan dengan Bupati Yusak, tetapi beliau selalu pending saya maka kondisinya seperti ini. Beliau masih terus mengatur pemerintahan dari LP Cipinang. Sekarang suka tidak suka kita akan usulkan tiga nama calon Sekda diantaranya Pak Bonefasius Konotigop,” jelas Merasi panjang lebar.

Salah satu tuntutan Dewan Adat Nusantara agar mereka bisa pulang ke Tanah Merah dengan jabatan Plt Sekda yang harus dijabat oleh Drs. Bonefasius Konotigop terpaksa tidak bisa diakomodir karena Wakil Bupati Yesaya Merasi telah mengusulkan perpanjangan jabatan tersebut untuk dijabat oleh John Edward, Plt Sekda sebelumnya yang sudah memasuki masa pensiun per 1 April 2012.

“Dia kita pertahankan dan usulkan kembali untuk perpanjangan masa jabatan karena terkait dengan pertanggungjawaban keuangan daerah,” jelas Merasi. Padahal, Ketua Dewan Adat Nusantara Boven Digoel Maret Klaru menilai, justru pemerintahan akan tambah kacau jika John Edward dipertahankan.

“Kami minta Pak Bonefasius Konotigop diangkat jadi Plt Sekda Boven Digoel sambil menunggu proses pengajuan Sekda Defenitif supaya beliau bisa amankan APBD Boven Digoel Tahun 2012,” kata Maret Klaru. Dia khawatir, APBD 2012 akan habis dikorupsi seperti APBD 2010 dan 2011 yang dipakai untuk membiayai konflik politik demi mengamankan kepentingan Yusak Yaluwo dan kelompoknya.

Tuntutan akan jabatan Plt Sekda yang harus diberikan kepada Drs. Bonefasius Konotigop akhirnya tidak bisa diakomodir, tetapi ditukar dengan mempercepat proses pengusulan tiga nama Calon Sekda, diantaranya Drs. Bonefasius Konotigop, untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku sehingga dalam jangka waktu satu bulan kedepan, Boven Digoel sudah memiliki Sekda Defenitif.

Ketika salah seorang PNS Boven Digoel meminta siapa yang bisa menjamin agar proses penggodokan nama bisa dipercepat dan Pak Bonefasius Konotigop bisa secepatnya dilantik sebagai Sekda defenitif, Constan Karma langsung menyanggupinya. “Saya akan menjamin itu, saya Ketua Tim Fit and Proper Test yang terdiri dari tujuh orang, kami akan memberikan ujian kepada ketiga Calon yang diusulkan, maka itu sekali lagi saya minta kepada Pak Wakil Bupati untuk usulkan secepatnya, kita proses dan kawal ke Jakarta,” tegas Karma.

Sekedar diketahui, pemerintahan Boven Digoel saat ini tidak berjalan efektif karena semua pemegang SKPD merampok APBD TA 2011 dan 2012 kemudian disetor kepada Yusak Yaluwo di LP Cipinang untuk membayar Kuasa Hukumnya yang sedang memperjuangkan Peninjauan Kembali (PK) terhadap kasusnya. Untuk memutus mata rantai kejahatan ini, Yesaya Merasi yang didukung oleh Petrus Korowa (Kabiro Pemerintahan Provinsi Papua) sedang memperjuangan pemecatan permanen terhadap Yusak Yaluwo.

“Masyarakat Boven Digoel berdoa saja, semoga Yusak bisa cepat dipecat secara permanen dan Pak Yesaya Merasi bisa cepat dilantik jadi Bupati Boven Digoel. Saya sudah mengantar surat usulan tersebut dan sekarang sedang dipelajari oleh Mendagri,” ungkap Korowa.***

One thought on “Constant Karma : Kalau Bisa Pak Bonefasius Konotigop Diusulkan Kembali!

    […] Merasi yang di hadapan Sekda  Papua Constsnt Karma berjanji akan mengusulkan tiga nama Calon Sekda Defenitif, diantaranya Drs. Bonefasius Konotigop, ternyata ingkar janji. Dia kemudian menghindar dan […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s