Dewan Adat Daerah Boven Digoel Akan Duduki Kantor Bupati Boven Digoel

Posted on Updated on

Oleh : The Boven Digoel Post

Tanah Merah Digoel, Bodipost – Sebagai bentuk kekecewaan masyarakat atas matinya roda pemerintahan dan pelayanan publik, korupsi yang merajalela dan pembagian kekuasaan pemerintahan daerah berdasarkan prinsip kolusi dan nepostisme, Dewan Adat Daerah Boven Digoel akan melakukan aksi demonstrasi damai di Tanah Merah, Senin (11/06).

“Aksi yang melibatkan semua komponen masyarakat Boven Digoel itu akan dipusatkan di halaman Kantor Bupati Boven Digoel. Menurut rencana massa akan menduduki kantor Bupati selama dua minggu sampai ada normalisasi pemerintahan di Boven Digoel,” demikian ditegaskan Maret Klaru, Ketua Dewan Adat Daerah Boven Digoel.

Koordinator Aksi, Athanasius Koknak dalam pesan singkat seluler yang diterima media ini mengatakan, Thema Sentral dari demo damai adalah “Reformasi Birokrasi Pemerintahan Kabupaten Boven Digoel.

Koknak dalam pesan singkatnya  menghimbau kepada seluruh masyarakat Boven Digoel dimana saja berada agar dapat memberikan dukungan moril melalui akses yang ada dengan satu tekad bahwa benar-benar terjadi normalisasi dalam birokrasi pemerintahan sebagaimana yang diharapkan bersama.

Pemerintahan Boven Digoel tidak berjalan normal sejak mantan bupati Yusak Yaluwo ditangkap KPK pada 15 April 2010 kemudian dia dizinkan mengikuti Pemilukada Boven Digoel 31 Agustus 2010 dari balik terali besi.

Sengketa Pemilukada Boven Digoel menjadi berkepanjangan karena Yusak yang dilindungi Partai Demokrat dan Pemprov Papua dilantik kemudian diberhentikan sementara pada tanggal 7 Maret 2011. Bersama pihak Pemprov Papua, Partai yang berlindung dibawah ketiak SBY itu ternyata masih mengizinkan Yusak mengendalikan keuangan daerah dari balik terali besi.

Saat ini wakilnya Yesaya Merasi tengah memperjuangkan pemecatan Yusak Yaluwo secara permanen dengan harapan dia yang akan menduduki posisi Bupati Boven Digoel sesuai amanat konstitusi.

Walaupun roda pemerintahan Boven Digoel amburadul dan korupsi merajalela, Yesaya Merasi menutupi hal tersebut dengan melakukan pencitraan melalui pameran budaya di Belanda bulan Mei lalu. Pencitraan akan dilanjutkan dengan Festival Sungai Digoel pada bulan Oktober mendatang.***

2 thoughts on “Dewan Adat Daerah Boven Digoel Akan Duduki Kantor Bupati Boven Digoel

    Manu Wombonggo said:
    9 Juni, 2012 pukul 9:20 am

    Tindakan aksi tujuannya jangan memihak kepihak manapun, tetapi betul-betul menuntut tentang sebuah perubahan dalam pemerintahan Boven Digoel, jangan sampai seperti lalu-lau yang dilakukan tetapi melatar belakangi kepentingan politik, sehingga perubahan itu segera terjadi karena kami semua merindukan perubahan bagi boven digoel. Tinggalkan semua kepentingan jgn berpikir si A atau B yg harus menjadi SEKDA, BUPATI tetapi yg intinya utamakan perubahan, menyangkut siapa2 yang akan menduduki jabatan tersebut itu urusan PEMPROV papua.

    Trimerjaya_9413 said:
    19 Januari, 2013 pukul 4:35 pm

    kata kunci: Reformasi Birokrasi
    semua yang terlibat dalam pemerintahan dari staf sampai pucuk pimpinan harus melakukan reformasi.
    Mulai dari hal kecil, seperti tepat waktu masuk kantor sampai mncakup hal2 besar.
    Ingat..rakyat sekarang semakin kritis. Buktikan kalau pemda Boven bisa melayani masyarakatnya.
    Salam Reformasi…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s