Masyarakat Kabupaten Puncak Tolak James Wellem Maniagasi

Posted on Updated on

Jayapura, Bodipost – Masyarakat kabupaten Puncak, Papua, menolak Penjabat Bupati James Wellem Maniagasi yang ditunjuk oleh Mendagri berdasarkan usulan Gubernur Provinsi Papua. Dia dinilai tidak memahami budaya setempat dan tidak akan menyelesaikan konflik politik yang berkepanjangan di Puncak. Dia juga dinilai sebagai sosok yang merampas hak anak asli Puncak.

Selain itu, pengangkatan James Maniagasi diduga inkonstitusional dan sarat permainan kotor berupa rekayasa administrasi oleh Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi Papua dan Sekda Provinsi Papua bekerjasama dengan 12 Anggota DPRD Kabupaten Puncak karena yang bersangkutan telah memasuki masa pensiun.

“Kami masyarakat 8 distrik Kabupaten Puncak dan seluruh komponen masyarakat menolak dengan tegas : Sdr. Drs. James W. Maniagasi untuk memimpin daerah kami karena dia bukan anak daerah Puncak apalagi orangnya kami tidak pernah kenal. Era Otonomi sekarang sudah dimekarkan wilayah masing-masing di Papua, jadi Srd. Drs. James W. Maniagasi kami minta untuk kembali membangun daerahnya sendiri,” tulis Kelompok Masyarakat 8 Distrik Kabupaten Puncak dalam Pernyataan Sikap mereka.

Pernyataan Sikap tersebut ditujukan kepada Mendagri tanggal 14 April 2012 dan dilegitimasi oleh Daud Magai (Kepala Suku Besar Damal), Markus Kogoya (Kepala Suku Besar Dani), Pdt. Zakaris Tabuni (Tokoh Agama), Yawongge Murib (Tokoh Masyarakat), Dorkas Magai (Tokoh Perempuan) dan Etianus Tugubal (Tokoh Pemuda).

Kelompok Masyarakat 8 Distrik juga meminta Mendagri untuk membatalkan Keputusan Mendagri Nomor : 131.91-241 tahun 2012 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Bupati Puncak Provinsi Papua. Mereka menilai Kabupaten Puncak baru dimekarkan dan yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Pusat dan Provinsi adalah Pembangunan, bukannya menjadikan Puncak sebagai tempat sampah untuk menampung PNS yang sudah memasuki masa pensiun.

Sekedar diketahui, James Wellem Maniagasi dilantik sebagai Penjabat Bupati Puncak pada tanggal 12 April 2012. Dia menggantikan Reky Douglas Ambraw, S.Sos, M.Si, Penjabat Bupati Puncak sebelumnya yang dikenal korup dan tidak pernah berada di tempat tugas. Sejak dilantik, James Wellem Maniagasi tidak pernah aktif bertugas di Puncak. Dia aktif merekayasa aspirasi dari hotel ke hotel  dan propaganda media massa di Jayapura.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s