Hukuman Mantan Kadis Pertambangan Boven Digoel Bertambah

Posted on Updated on

Oleh : Julius Sulo, SKH Cenderawasih Pos

Merauke –  Berharap hukuman bisa berkurang tapi justru bertambah. Itulah yang kini dialami mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Boven Digoel Johanes Tanety. Pasalnya, Pengadilan Tinggi Tipikor Jayapura menjatuhkan hukuman lebih berat kepada terdakwa dengan masa pidana selama 8 tahun penjara.

“Amar putusan Pengadilan Tinggi Tipikor Jayapura terhadap terdakwa John Tanety telah kami terima kemarin dan putusannya bertambah menjadi 8 tahun. Rencananya hari ini, amar putusan tersebut akan kami sampaikan kepada terdakwa,” kata Humas Pengadilan Negeri Merauke Benyamin, SH, ketika ditemui Cenderawasih Pos, kemarin.

Menurut Benyamin, dalam amar putusan PT Tipikor Jayapura menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi atas pengadaan kapal tongkang dan  alat-alat bor fiktif Pada Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Boven Digoel tahun 2007.

Karenanya, Majelis  Hakim PT Tipikor Jayapura menjatuhkan pidana 8 tahun dan pidana denda  sebesar Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan. Menghukum  terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 478.333.333 dan apabila tidak dibayar paling lama 1 bulan setelah putusan tersebut berkekuatan hukum tetap maka harta benda terdakwa dapat disita jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut dan apabila harta benda tidak mencukupi membayar uang pengganti tersebut maka terdakwa dihukum dengan pidana 1 tahun penjara.

Majelis PT Tipikor Jayapura juga memerintahkan terdakwa tetap di tahan. Putusan Majelis PT Tipikor Jayapura tersebut lebih tinggi dari tuntutan JPU pada tingkat pengadilan sebelumnya yang menuntut terdakwa 7 tahun penjara denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan dan uang pengganti sebesar Rp 1,225 miliar dibayar secara tanggung bersama dengan terdakwa Direktur PT Cakrawala Aditama Sudirman dan jika  tidak mampu membayar uang pengganti tersebut serta harta benda terdakwa tidak  mencukupi untuk dilelang menutupi uang pengganti tersebut, maka terdakwa  dihukum penjara 1 tahun.

Sementara Pengadilan Negeri Merauke menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan. Terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 1,225 miliar ditanggung bersama dengan terdakwa Sudirman yang divonis 4 tahun penjara dan apabila tidak mampu membayar dan harta bendanya yang disita tidak mencukupi uang pengganti tersebut, maka terdakwa dipidana 1 tahun penjara.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s