Yesaya Merasi Lakukan Pembohongan Publik

Posted on Updated on

Oleh : The Boven Digoel Post

Tanah Merah, Bodipost – Wakil Bupati  sekaligus Pelaksana Tugas Bupati Boven Digoel Yesaya Merasi secara terang-terangan melakukan pembohongan publik dengan mengatakan bahwa roda pemerintahan Boven Digoel berjalan dengan baik. Pembohongan tersebut dilansir SKH Cenderawasih Pos Edisi Senin, 10 Oktober 2011. Pembohongan ini terpaksa dilakukan sebagai tanggapan terhadap Media Release yang dikeluarkan oleh Forum Rakyat Papua Boven Digoel (FORPA-BD) di Jayapura, 22  September 2011 lalu.

“Jadi mereka-mereka itu yang merongrong Pemerintahan dengan melakukan manuver-manuver diluar  sehingga terkesan begitu.  Padahal pemerintahan berjalan dengan baik, meski nantinya kita akan benahi karena kekurangan di sana sini,” bualnya sebagaimana dikutip SKH Cepos.

Tambah Merasi, “Kita mau ambil langkah-langkah saat ini sementara belum ada putusan tetap bagi pemimpin kami yaitu Bupati, sehingga untuk sementara roda Pemerintahan di bawah kendali saya selaku Wakil Bupati sekaligus Pelaksana Bupati sesuai dengan putusan pendelegasian dari Mendagri.”

Penipuan Merasi sempat membuat gusar berbagai pihak. Willem M, seorang Mahasiswa Tugas Belajar di Jayapura mengatakan, Yesaya Merasi sebaiknya berhenti menipu rakyat karena jabatannya sebagai Plt Bupati sebenarnya sudah berakhir.

“Jabatannya sebagai Plt Bupati sebenarnya hanya 6 bulan terhitung 7 Maret 2011 dan sudah berakhir pada 7 September 2011, jadi saat ini dia pimpin Kabupaten tanpa dasar hukum, seperti preman,” jelas Willem ketika ditemui Media ini di kawasan Expo Waena, Jayapura.

Willem juga menghimbau kepada Masyarakat Boven Digoel untuk meminta print out rekening koran dari pihak BRI Merauke untuk mengetahui jumlah dana APBD Boven Digoel Tahun Anggaran 2011 yang dikuras Merasi.

“Bocoran yang saya dapat dari seorang teman di BRI Merauke, Yesaya Merasi sedang kuras APBD Boven Digoel Tahun Anggaran 2011 ini tanpa peruntukkan yang jelas, jadi diambil saja sesuka hati seperti tabungan pribadi,” jelas Willem.

Pemerintahan Boven Digoel saat ini berjalan buruk karena dikendalikan langsung oleh Yusak Yaluwo dari balik terali besi LP Cipinang. Dia didukung oleh Partai Demokrat dan lingkaran mafia di Kantor Gubernur Papua.

Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi Papua, Petrus Korowa, dikabarkan telah menerima uang suap dalam jumlah besar untuk mengamankan kepentingan Yusak Yaluwo – Yesaya Merasi. Sebuah sumber terpercaya mengatakan, Petrus Korowa telah merekayasa SK Gubernur Papua sehingga saat ini terjadi dualisme kepemimpinan pada SKPD Boven Digoel.***

One thought on “Yesaya Merasi Lakukan Pembohongan Publik

    Yuvensianus Hamat said:
    19 September, 2013 pukul 6:00 am

    SAMPAI KAPAN KITA BERADA DALAM KONDISI SEPERTI INI, KITA BUTUH PAHLAWAN YANG BERANI MELAWAN KEKUASAN KEGELAPAN AGAR MAMPU MEMBIARKAN TERANG MENYINARI KITA. HANYA TUHAN YANG TAHU.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s