Hari ini, Yusak Yaluwo Divonis

Posted on Updated on

Oleh : Admin Bodipost

Jakarta, Bodipost – Mantan Bupati Boven Digoel periode 2005-2010, Yusak Yaluwo, SH, M.Si, hari ini, Selasa (02/11), akan divonis hukuman Penjara di Pengadilan TIPIKOR, Jakarta.

Vonis akan dijatuhkan setelah pada sidang sebelumnya, seluruh Pleidoi Yusak Yaluwo ditolak oleh Majelis Hakim TIPIKOR.

Yusak akan divonis dengan hukuman maksimal 9 tahun penjara, subsider 6 bulan penjara dan denda sebesar Rp. 200 Juta. Selain itu, semua harta bendanya akan disita, kemudian dilelang dan uang hasil lelang tersebut akan dikembalikan ke Kas Daerah Kab. Boven Digoel agar bisa dinikmati oleh rakyat setempat.

Hukuman atas Yusak semakin berat karena dia tidak mau mengembalikan uang sebesar Rp. 65,2 Milyar dari total Rp. 66,7 Milyar milik rakyat Boven Digoel yang dia rampok secara bertahap sejak tahun 2005. Sebelumnya, penyidik telah merampas Rp. 1,35 Milyar dari tangan Yusak.

Selain itu, selama persidangan di Pengadilan TIPIKOR, Yusak terus menyangkal semua tuduhan korupsi padahal saksi-saksi dan bukti-bukti sangat lengkap.

Seorang saksi yang pernah menjadi Bendahara Yusak  mengatakan, dirinya merasa heran dan baru melihat seorang pejabat yang selalu memerintahkan dirinya untuk mencairkan dana tetapi melakukan penyangkalan secara terbuka.

Yusak berasalan, dia tidak pernah melakukan korupsi karena semua dana yang dia ambil dengan cara tidak wajar tersebut sudah dipakai untuk membangun Asrama Mahasiswa Boven Digoel di seluruh Indonesia, membiaya  Mahasiswa Boven Digoel yang studi S2 dan S3 diluar negeri, dan membangun jalan beraspal kualitas nomor 1 yang menghubungkan semua distrik dengan Ibu Kota kabupaten.

Dengan divonisnya Yusak maka kandaslah harapan kader Partai Demokrat ini untuk kembali memegang jabatan Bupati untuk periode kedua.

Mendagri Gamawan Fauzi baru akan mengeluarkan SK Pelantikan Bupati Boven Digoel setelah ada putusan hukum tetap atas Yusak.

“Yang jelas, Yusak tidak akan dilantik karena dia dan pasangannya akan gugur, dan SK akan jatuh ke pasangan calon lain selain Yusak Yaluwo-Yesaya Merasi,” jelas sebuah sumber terpercaya di lingkaran Pemprov Papua.

Sebelumnya, para pendukung Yesaya Merasi terus bergerilya di Jayapura dan Jakarta, menuntut agar Yusak Yaluwo – Yesaya Merasi dilantik tanggal 28 Oktober dan dengan divonisnya Yusak, langkah Merasi untuk merebut posisi Bupati Boven Digoel akan mulus. Namun, permintaan  mereka ditolak oleh Majelis Hakim TIPIKOR.

Penolakan Majelis Hakim TIPIKOR sangat beralasan karena semua dokumen, mulai dari Rekomendasi Gubernur, Kepmendagri dan SK Mendagri yang isinya merekomendasikan Yusak Yaluwo – Yesaya Merasi dilantik ternyata palsu.

Pasangan Yusak Yaluwo – Yesaya Merasi dimenangkan oleh KPUD Boven Digoel dan Polres Boven Digoel dalam Pilkada Boven Digoel 31 Agustus lalu. Kemenangan tersebut diperoleh dengan cara manipulasi daftar pemilih, penggelembungan suara, bujuk rayu menggunakan uang dan sembako dan intimidasi terhadap simpatisan calon lain oleh kader-kader Partai Demokrat dan Polisi. Sekitar 300-an anggota Polisi juga dimobilisasi sebagai pemilih di setiap TPS.

Anehnya, kejahatan KPUD dan Polres Boven Digoel ini diterima oleh KPU Provinsi, Panwaslu dan berbagai lembaga terkait. Kejahatan terhadap demokrasi ini juga menuai banyak kecaman dari berbagai komponen masyarakat Boven Digoel.

Beberapa hari lalu, Forum Rakyat Papua Boven Digoel  (FORPA-BD) meminta Ketua KPUD Boven Digoel dan Kapolres Boven Digoel dicopot karena keduanya dinilai telah merusak proses demokrasi di Boven Digoel dan  melakukan pembodohan publik.

FORPA-BD juga meminta Gubernur Papua untuk membantu menyelesaikan sengketa Pilkada Boven Digoel dengan arif dan bijaksana, dengan memperhatikan hak-hak demokrasi dan politik rakyat Boven Digoel.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s