10 Juta Ton Beras Bisa Dihasilkan Merauke

Posted on Updated on

Oleh : Sinar Tani

Merauke sudah ditetapkan pemerintah Indonesia sebagai Kawasan Usaha Budidaya Tanaman Pangan dan Energi Berskala Luas di Kawasan Timur Indonesia. Kabupaten ini bisa menghasilkan pangan 10 juta ton setara beras.

Menteri Pertanian Suswono saat mencanangkan kawasan ini mengatakan pemerintah telah memberikan dukungan kebijakan dan pijakan hukum. ”Untuk mendorong terwujudnya pengembangan usaha budidaya tanaman pangan skala luas di Merauke, telah dipersiapkan dan terus diusahakan oleh pemerintah antara lain dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN), yang antara lain menetapkan Kawasan Merauke dan sekitarnya sebagai Kawasan Andalan dengan pertanian sebagai sektor unggulan,” tambah Suswono.

Ikut hadir dalam pencanangan Merauke sebagai kawasan usaha budidaya tanaman pangan dan energi berskala luas di Kawasan Timur Indonesia antara lain Kementerian Pekerjaan Umum Joko Kirmanto, Menteri Perikanan dan Kelautan Fadel Muhammad, Deputi Menteri Perkenomian Bayu Krisnamurthi dan Dirjen Pengelolaan Lahan dan Air Hilman Manan.

Selain itu, pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2010 tentang Usaha Budidaya Tanaman yang juga mengatur pengusahaan budidaya tanaman dalam skala luas. ”Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional (BKPRN) juga telah menerbitkan Rekomendasi Tata Ruang Kawasan Merauke yang dapat dijadikan acuan dalam menyusun Raperda Tata Ruang Wilayah Kabupaten Merauke di mana MIFEE (Merauke Integreted Food & Energy Estate/MIFEE) atau Program Usaha Budidaya Tanaman Pangan dan Energi secara terintegrasi sebagai bagian dari tata ruang tersebut.

Suswono mengatakan Papua Bagian Selatan memiliki cadangan lahan yang cukup luas tidak kurang dan 12 juta hektar, di mana 2,5 juta hektar di antaranya terdapat di Kabupaten Merauke. Merauke adalah kawasan yang memiliki geoekonomi yang sangat strategis, yang sangat sesuai untuk dikembangkan sebagai sentra usaha budidaya tanaman pangan dan energi terbarukan di masa depan.

Menurutnya rencana untuk mengembangkan Merauke sebagai kawasan dan sentra budidaya tanaman pangan dan energi (terbarukan) terbesar melalui program MIFEE di kawasan timur Indonesia perlu didukung semua pihak, karena setidaknya memiliki lima keunggulan.

Pertama, kawasan ini akan menjadi sentra produksi pangan dan energi yang mampu memasok pangan baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor tidak kurang dari 10 juta ton setara beras per tahun. Dari hasil produksi tersebut, setelah kebutuhan pangan dalam negeri tercukupi, bisa diekspor ke negara-negara di dunia yang sedang mengalami krisis pangan seperti negara Afrika.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s