Kekecewaan Masyarakat Atas Realisasi Proposal Oleh SEKDA Boven Digoel

Posted on Updated on

Oleh : Bodipost

Boven Digoel-Pemda Boven Digoel merealisasikan semua bentuk permohonan atau proposal bantuan oleh masyarakat, dari berbagai aspek kebutuhan kepada pemda Boven digoel sejak 1 (satu) tahun silam yaitu sejak tahun 2009 kini baru terjawab melalui oleh SEKDA kabupaten Boven Digoel. Realisasi permohonan masyarakat inipun atas desakan oleh masyarakat karena mereka punya sejumlah permohonan sudah dimasukan sejak 1 tahun silam namun tidak ada respon oleh pemerintah Boven Digoel.

Sejumlah surat permohan masyarakat yang direalisasikan oleh SEKDA sebanyak 2.200 (dua ribu dua ratus) orang, dimulai dari hari kamis tanggal 29 April 2010 di kantor Bupati bagian SEKDA yang ditangani lansung oleh Asisten I Sekda Boven Digoel. Dana yang direalisasikan setiap bentuk surat permohonan masyarakat di samakan semua yaitu setiap surat permohonan masyarakat enta itu bentuk apa saja permohonan itu diberikan kepada setiap pemohon rata-rata uang sebesar Rp.1.000.000 (satu juta) tanpa mempertimbangkan kebutuhan dalam surat permohonan tersebut.

Pada saat masyarakat menerima uang yang diberikan oleh SEKDA, banyak masyarakat mengeluh juga karena uang yang direalisasikan tidak sesuai dengan kebutuhan yang telah dibuat dalam surat permohonan tersebut, apalagi realisasinya juga sudah terlalu lama dan lalu direalisasikan sekarang dengan jumlah uang yang tidak sesuai dengan perhitungan kebutuhan dalam surat proposal mereka. Masyarakat juga tidak mengerti dan bertanya-tanya, apakah uang APBD,APBN, dan OTSUS yang diberikan oleh pemerintah pusat “Miliaran” rupiah itu dikemanakan..? pada dasarnya masyarakat memang kecewa dengan pemerintahan yang dikepalai oleh oknum-oknum pejabat sekarang ini.

Dana yang direalisasikan kepada setiap permohonan tersebut berasal dari dana-dana sisa tahun anggaran dalam APBD yang sebenarnya masih “Miliaran” rupiah, namun karena masyarakat tidak tau persis tentang jumlah dana dari setiap pos dana sehingga para oknum pejabat di birokrasi pemda Boven Digoel selalu dan selamanya menipu rakyat. Jumlah dana yang diplotkan oleh pemerintah (Sekda) Boven Digoel sebesar Rp 22.000.000 (dua pulu dua juta) yang kemudian dibagikan kepada masyarakat per orang sebesar Rp. 1000.000 (satu juta) untuk 2.200 (dua ribu dua ratus) orang/proposal. Sebenarnya dana sisa anggaran APBD itu sendiri mencapai “Miliaran” rupiah, dan sampai saat ini dana sissa tersebut setiap tahun di Boven Digoel tidak pernah ada keterangan jelas disimpan dimana dan untuk apa, Tetapi selalu saja hilang begitu saja tanpa jejak.

Sekarang ada dana Otsus yang diserahakan oleh pemerintah pusat 15% ini karena adanya tuntutan dari elit-leit birokrasi di papua, walaupun menteri keuangan belum tandatangani, pemerintah propinsi papua sudah desak-desak agar segerah di berikan 15% dulu. Dan dana Otsus 15% ini sudah ada di propinsi rencana akan dibagikan ke setiap kabupaten dalam bulan ini. Maka dengan mendengar dana Otsus tersebut Penda Boven Digoel tergesah-gesah mau menghabiskan dana sisa APBD tersebut dengan alasan telah memberikan bantuan ke masyarakat dalam laporan keuangan nanti. Namun masyarakat harus tau bahwa uang yang kamu dapat sebesar Rp. 1.000.000 (satu juta) itu sebenarnya telah ditipu oleh oknum pejabat birokrasi di Boven Digoel sementara ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s