Gurik: Korupsi Lebih Jahat dari Makar

Posted on

Oleh : Tabloid Jubi Online

JUBI — Ketua Forum Mahasiswa Independen Universitas Cenderawasih Jayapura, Benyamin Gurik mengatakan, korupsi lebih jahat dari kasus makar atau lainnya karena merupakan kejahatan kemanusiaan yang tak bisa lagi ditolerir.

“Polisi harus bekerja sama dengan pemerintah dan Badan Pemeriksa Keuangan untuk menindak kasus korupsi yang semakin menggurita,” tegas Gurik, Rabu (14/4).

Komitmen pemberantasan korupsi yang dilontarkan Gubernur Papua, Barnabas Suebu, kata Gurik diawal kepemimpinannya harus ditegakkan. Jangan lagi memperlambat penanganan sejumlah kasus yang telah ditemukan.

“Kelihatannya pejabat-pejabat Papua dibiarkan melakukan korupsi. Mereka dibiarkan menghabiskan uang Otsus dan mereka tak pernah ditangkap,” ujarnya.

Menurutnya, dana otsus harus diperuntukan bagi masyarakat, karena dana tersebut berasal dari perjuangan dan tuntutan mereka.

Kasus korupsi yang membumi di Papua salah satunya menimpa Ahmad Hatari. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ini telah terbukti mencairkan anggaran proyek sebesar Rp 1,19 milar yang diambil dari Dana Otonomi Khusus tahun 2007.

Dana tersebut digunakan untuk pelaksanaan proyek pembangunan ruas jalan Sesar-Boltom di Sorong Selatan sepanjang 1 kilometer. (Musa Abubar)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s