KPK Sita Dokumen Bupati Boven Digoel

Posted on Updated on

Oleh : Papua Pos

Merauke, Papua Pos – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba dengan selamat di Merauke, Jumat (19/3), setelah menjalankan tugas selama kurang lebih dua hari di Tanah Merah, ibukota Kabupaten Boven Digoel.

Berkat kerja keras dan dukungan masyarakat disana, akhirnya tim bisa melakukan penggeledahan di ruangan kerja Bupati Boven Digoel, Yusak Yaluwo, SH, M.Si dan di rumah jabatan bupati.

Dari hasil penggeledahan tersebut, berhasil mengamankan cukup banyak dokumen surat-surat penting terkait dengan kasus dugaan korupsi penggunaan keuangan APBD dan Otsus untuk tahun anggaran (TA) 2005-2007 di kabupaten tersebut yang melibatkan bupati, YY.

Berkas-berkas yang disita dikemas dalam satu koper dan beberapa kardus untuk dilihat dan diolah kembali guna mengetahui aliran penggunaan dana selama itu.

Selain melakukan penggeledahan di kantor Bupati Boven Digoel dan rumah Jabatan, KPK juga melakukan penggeledahan di rumah Bupati Boven Digoel di Jalan Sasate-Kota Merauke, Sabtu (20/30 lalu.

Selama kurang lebih tiga jam, mereka melakukan penggeledahan guna mencari dokumen-dokumen penting guna menambah data yang tidak didapatkan dari Tanah Merah.

Namun disyangkan para wartawan yang hendak masuk untuk melihat aktivitas penggeledahan, tidak diizinkan untuk melakukan pengambilam gambar.

Sementara sumber Papua Pos yang ditemui, Sabtu (20/3) menjelaskan, selama menjalankan penggeledahan di dua tempat di Boven Digoel, tidak ada yang melakukan aksi protes atau demonstrasi. Bahkan, sebagian besar masyarakat asli disana, datang dan memberikan dukungan.

“Sebelumnya memang dikhawatirkan bakal ada benturan disana. Namun saat penggeledahan berlangsung, tak ada satpun yang berikan perlawanan. Justru banyak warga yang datang memberikan dukungan terhadap kerja tim,” ungkapnya.

Ditanya tentang barang bukti apa saja yang dibawa dari sana, sumber tersebut enggan berkomentar. Namun dia menyebutkan, yang jelas adalah dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan aliran dan penggunaan dana APBD dan Otsus selama tiga tahun. “Saya tidak bisa merincikan dokumen surat-surat yang dibawa, karena jumlahnya sangat banyak,” katanya sambil menambahkan dokumen yang ada telah dikemas dan diisi dalam koper dan juga kardus-kardus.

Disinggung tentang hasil penggeledahan di kediamannya di Merauke, sumber itu mengaku, ada beberapa surat-surat penting yang diamankan.

“Ya, memang kita harus geledah juga kediaman Bupati Yusak di Merauke karena kemungkinan masih ada data-data yang tersimpan disana,” tandasnya. (frans)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s