KPK Turun ke Boven Digoel

Posted on

Oleh : Papua Pos

Merauke, Papua Pos – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berjumlah kurang lebih lima orang telah bergerak menuju Tanah Merah, ibu kota kabupaten Boven Digoel guna melakukan penyitaan terhadap sejumlah dokumen terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan bupati YY senilai Rp 130 milyar.

Tim KPK berangkat dari Merauke, Senin (15/3) sekitar pukul 19.00 Wit malam menggunakan jalur darat dan diperkirakan akan berada selama dua hari di ibu kota kabupaten tersebut.

Sementara di Mapolres Merauke, Senin (15/3) pagi masih berlangsung pemeriksaan terhadap Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Setda Kabupaten Boven Digoel, Drs.D.Watimena.

Sumber Papua Pos yang ditemui di Mapolres Merauke yang menolak namanya dikorankan mengungkapkan, Tim KPK yang berjumlah lima orang sudah ke Tanah Merah dan selama kurang lebih dua hari, mereka akan melakukan penyitaan terhadap dokumen penting disana. Data-data tersebut, nantinya akan dibawa oleh Tim KPK untuk dikaji dan diperiksa kembali.

“Saya juga tidak tahu kira-kira data apa saja yang nantinya akan diambil dan dibawa ke Merauke,” katanya.

Ditanya berapa lama tim akan berada di Boven Digoel, sumber tersebut mengungkapkan, kemungkinan dua hari. Rabu malam sudah pulang dari sana menuju Merauke dan istirahat sehari. Selanjutnya, mereka akan berangkat ke Jakarta.

“Ya, mereka akan bergerak dengan cepat disana melakukan penyitaan sejumlah dokumen penting. Selama menjalankan tugas disana, saya jamin aman,” ungkapnya.

Sementara Kabag Keuangan Kabupaten Boven Digoel, Watimena yang ditemui di Mapolres Merauke, sepertinya enggan untuk berkomentar. “ Memang betul, saya dipanggil untuk menjalani pemeriksaan dalam kapasitas sebagai saksi. Hanya saja saya tidak banyak memberikan informasi yang banyak kepada penyidik lantaran yang lidik adalah alokasi dana APBD dan Otonomi Khusus (Otsus) untuk tahun anggaran (TA) 2005-2007,” ungkap Watimena.

Dia mengaku, dirinya menjabat sebagai Kabag Keuangan Setda Boven Digoel adalah tahun 2008. “Jadi, saya tidak tahu sama sekali soal pengelolaan keuangan tiga tahun ini. Memang penyidik sempat menanyakan, namun saya menjawab tidak tahu karena belum menjabat waktu itu,” kata Watimena sambil bergegas pergi.

Dengan pemeriksaan Kabag Keuangan Setda Boven Digoel, maka jumlah keseluruhan saksi-saksi yang telah diperiksa adalah 19 orang. Semuanya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi dan belum ada yang dinaikan statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan keuangan selama tiga tahun yang diduga dilakukan oleh Bupati Boven Digoel, Yusak Yaluwo, SH, M.Si. (frans)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s