Bupati Boven Digoel Dicekal

Posted on Updated on

Oleh : Papua Pos

Merauke, Papua Pos — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerbitkan surat pencekakan bagi Bupati Boven Digoel,YY,SH, M.Si agar tidak boleh keluar negeri. Pasalnya, bersangkutan masih harus diperiksa lantaran tersandung dengan dugaan penyalahgunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan dana Otsus tahun anggaran (TA) 2005-2007.

Salah seorang anggota Tim Penyidik KPK yang ditemui Papua Pos di Mapolres Merauke, Sabtu (13/3) membenarkan jika surat pencekalan terhadap Bupati Boven Digoel telah diterbitkan. Dengan diterbitkannya surat tersebut, otomatis Bupati Boven Digoel tidak diperkenankan keluar dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Langkah itu dilakukan agar bersangkutan harus menjalani proses pemeriksaan terlebih dahulu karena sudah dua kali dipanggil tapi tidak datang.

Menyinggung rencana untuk ke Tanah Merah, penyidik itu mengatakan, dalam waktu dekat juga karena masih ada beberapa dokumen disana yang harus diamankan lagi. “Saya belum bisa memastikan waktu yang tepat kapan Tim KPK dan BPK akan bergerak.Kita juga harus melihat dengan situasi disana apakah dalam keadaan kondusif atau tidak,” katanya.

Dia menjelaskan, selama kurang lebih seminggu terakhir, 18 orang yang telah diperiksa termasuk empat yang baru tiba hari Jumat (12/3) dan pada keesokan hari langsung ke Polres Merauke untuk diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi. Mereka yang diperiksa adalah mantan Bendahara Bantuan Sosial, Maria Kuruwob, mantan bendahara Bupati dan Wabup Boven Digoel, Anastasia, Bendahara Dinas Pertambangan, Bernadethe Dinggo dan Kepala Dinas Perhubungan, Drs. Sadrak Toni.

Apakah dari belasan saksi yang telah dan sedang diperiksa itu, ada yang statusnya akan berubah menjadi tersangka? Penyidik KPK mengaku belum ada. “Tolong diluruskan lagi bahwa status dari Wakil Bupati Boven Digoel pun masih saksi dan bukan tersangka. Kita belum bisa memastikan apakah dari semua itu, bakal ada yang menjadi tersangka atau tidak. Nanti ada informasi lanjutan setelah pemeriksaan semua selesai dilakukan,” tandasnya.

Secara terpisah mantan Ketua Komisi C DPRD Boven Digoel yang membidangi anggaran, Jimmy Molle yang ditemui terpisah mengungkapkan, dirinya telah menjalani pemeriksaan dan kapan saja siap dipanggil lagi. Karena penyidik KPK akan mensinkronkan keterangan bendahara dengan yang ada dalam APBD. Artinya, apakah dana yang dikeluarkan melalui persetujuan an DPRD atau tidak.(frans)

One thought on “Bupati Boven Digoel Dicekal

    Awas Markus Gentayangan « The Boven Digoel Post said:
    15 Maret, 2010 pukul 3:49 am

    […] Sementara tersangka Bupati Boven Digoel, YY masih mangkir, mengulur-ulur waktu dengan tidak memenuhi 2 kali panggilan KPK, untuk menghadap Tim Penyidik KPK di Merauke. Akhirya KPK mengeluarkan surat pencekalan bepergian ke luar negeri terhadap YY. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s