Awas Markus Gentayangan

Posted on

Oleh : Papua Pos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang menangani kasus dugaan korupsi Rp 130 milyar dari APBD ditambah dana Otsus 2005,2006 dan 2007 di Kabupaten Boven Digoel.

KPK telah meningkatkan proses penegakan hukum dari penyelidikan ke penyidikan dan telah menetapkan Bupati Boven Digoel, YY sebagai tersangka.

Sejak Selasa (9/3) Tim Penyidik KPK sebanyak 5 orang dan 4 orang Tim BPK telah turun di Merauke untuk melakukan penyidikan yang lebih jauh terkait kasus dugaan korupsi di kabupaten pemekaran dari Merauke tersebut. Tim ini mengambil ruang di Mapolres Merauke, sebagai tempat untuk melakukan pemeriksaan bagi para saksi maupun kepada tersangka kasus dugaan korupsi.

Tim penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 14 orang pejabat dan pihak terkait dengan kasus tersebut sebagai saksi dan diperkirakan masih akan bertambah lagi.

Sementara tersangka Bupati Boven Digoel, YY masih mangkir, mengulur-ulur waktu dengan tidak memenuhi 2 kali panggilan KPK, untuk menghadap Tim Penyidik KPK di Merauke. Akhirya KPK mengeluarkan surat pencekalan bepergian ke luar negeri terhadap YY.

YY selalu menghindar dengan berbagai munuver, untuk tidak memenuhi panggilan Penyidik KPK. Seharusnya YY harus koorperatif dan bersedia datang dengan baik-baik menghadap Tim Penyidik KPK di Merauke. Mungkin ini karena YY terlalu percaya diri dan arogan karena dia adalah Ketua DPC Partai Demokrat kabupaten Boven Digoel dan juga mantan Ketua Tim Sukses Pemenangan Pemilu pasangan SBY/Budiono provinsi Papua pada Pilpres lalu ?.

KPK adalah lembaga pemberantasan korupsi korupsi yang diharapkan masyarakat di Papua untuk memberantas kasus-kasus korupsi yang dilakukan oknum-oknum pejabat di tanah Papua yang memperkaya diri.

KPK diharapkan transparan, konsisten, melaksanakan proses-proses penegakan hukum dalam menyelamatkan uang negara, uang Otsus, uang rakyat untuk kesejahteraan mereka. Uang Rp130 milyar itu tidaklah sedikit.

Masyarakat saat ini sudah mengetahui kalau KPK sedang menyidik kasus korupsi dengan tersangka YY. Hasilnya tentu dinati-nantikan.

Waspadai jangan sampai ada intervensi untuk menghentikan penyidikan terhadap YY atau adanya markus-markus (akelar kasus) yang bergentayangan. Jangan sampai Tim KPK dan BPK ‘masuk angin’. Apalagi penyidikan itu dikawal ketat oleh pers dan masyarakat.

Diyakini bahwa pimpinan tertinggi Partai Demokrat tidak akan melindungi kadernya yang terlibat kasus korupsi yang sekarang sedang ditangani KPK. Presiden telah mengamanatkan bahwa proses penengakan hukum harus ditegakkan terutama untuk kasus-kasus korupsi yang merugikan keuangan Negara dan merugikan rakyat banyak.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s