Yusak Yaluwo Rencana Bunuh Xaverius Songmen

Posted on Updated on

Oleh : Muineto Mawan

Tanah Merah Digoel, BodiPost – Pembunuhan terhadap lawan politik merupakan cara biadab yang selalu ditempuh oleh politisi atau birokrat yang menyadari sepenuhnya bahwa dirinya tidak mendapat simpati dari rakyat.

Disadari atau tidak, gambaran kejam ini-lah yang sedang terjadi di Boven Digoel, sebuah kabupaten pemekaran dari kabupaten Merauke yang masuk kategori kabupaten tertinggal karena dana pembangunan semuanya habis dikuras untuk belanja pejabat dan praktek korupsi yang merajalela.

Karena merasa dirinya dibenci rakyat lantaran korupsi dan 100% keberpihakannya kepada warga Non Papua dalam pelayanan pembangunan, Bupati Boven Digoel Yusak Yaluwo terpaksa menempuh cara yang benar-benar biadab dan diluar batas-batas kemanusiaan.

Ia dikabarkan telah menyediakan dana Rp. 1 Milyar, dari hasil korupsi tentunya, untuk membayar pembunuh bayaran yang akan membunuh Drs. XT Songmen, MM.

Songmen, demikian sapaan akrab calon korban itu, terpaksa akan dihabisi karena dalam perhitungan Yusak Yaluwo, Songmen akan menang dalam Pilkada Boven Digoel tahun 2010 mendatang.

Sekedar diketahui, sekalipun dibenci rakyatnya karena korupsi dan kebiasaan menipu yang sudah menjadi gaya hidupnya, Yaluwo dikabarkan tetap akan mencalonkan diri sebagai Bupati Boven Digoel periode 2010-2015 mendatang.

“Rakyat yang menderita sekian lama biasanya cepat ambil uang, saya punya uang untuk bayar mereka agar memilih saya dalam Pilkada mendatang jadi saya tetap maju. Korupsi hanyalah isu belaka yang dikembangkan oleh BPK, KPK, lawan politik saya dan para mahasiswa Boven Digoel di Jayapura,” ungkap Yaluwo sebagaimana diceritakan kembali oleh seorang Mantri.

Dukungan rakyat Boven Digoel terhadap Songmen, termasuk mereka yang pernah ditipu oleh Yusak Yaluwo dalam Pilkada Boven Digoel 2004 lalu dan berhasil memenangkan koruptor jebolan Unsrat Manado itu ternyata membuat dirinya pusing tujuh keliling dan berupaya sekuat tenaga untuk menghabisi Songmen.

Menurut beberapa sumber terpercaya, dana Rp. 1 Milyar tersebut dibagi dalam bulan Desember 2008 kepada beberapa regu pembunuh yang terdiri dari Tentara, Polisi dan beberapa tetua adat yang diketahui memiliki kemampuan mencabut nyawa orang menggunakan ilmu gaib atau ilmu hitam yang dalam istilah setempat dikenal dengan Wuru atau Waruk.

Untunglah, kejahatan ini langsung bocor karena salah satu tetua adat yang dibayar oleh Yusak Yaluwo ternyata merupakan orang dekat XT Songmen. Ia kemudian melaporkan rencana ini kepada beberapa kerabat XT Songmen untuk selanjutnya diadukan kepada pihak berwajib.

Mengetahui bahwa akan ada pengaduan dari XT Songmen dengan saksi-saksi yang lengkap, Bupati Yusak Yaluwo langsung kabur meninggalkan Boven Digoel. Sampai saat ini, suami Ester Lanu Lambey Yaluwo itu masih berkeliaran di berbagai kota besar di Indonesia dalam keadaan stress berat.

Ditambah dengan penyakit gula yang dideritanya, beberapa saksi mata menyebutkan, kondisi fisik Bupati termuda di Indonesia itu sangat memprihatinkan.

“Hampir tiap hari beliau makan keladi saja di Swiss Bell Hotel Jayapura, badannya tidak fit seperti dulu, beliau kelihatan seperti orang yang sedang berjuang melawan berbagai macam penyakit,” jelas seorang mahasiswa yang minta namanya dirahasiakan.

Sampai berita ini ditulis, Bupati Yusak Yaluwo dikabarkan sedang menyebarkan regu pembunuh untuk menghabisi mereka yang diketahui mendukung XT Songmen sebagai Bupati Boven Digoel periode 2010-2015.

“Swiss Bell Hotel merupakan tempat yang selalu digunakan oleh Yusak Yaluwo dan kaki tangan-nya, termasuk mahasiswa Boven Digoel, untuk mengatur berbagai macam rencana jahat dalam rangka melawan rakyat Boven Digoel dan siapa saja yang diketahui menentang korupsi di Boven Digoel.***

One thought on “Yusak Yaluwo Rencana Bunuh Xaverius Songmen

    […] ini sedang melanglangbuana ke berbagai kota besar di Indonesia untuk menghilangkan stress akibat Rencana Pembunuhan Politik terhadap Drs. XT Songmen, MM yang diaturnya secara rahasia berhasil terbongkar dan diketahui […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s