Terkait Kasus Korupsi, Yusak Yaluwo Akan Diperiksa

Posted on Updated on

Oleh : Admin Bodipost

Tanah Merah Digoel, Bodipost – Pemeriksaan terhadap para bupati korup di Papua rupanya tinggal menunggu izin dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Izin tersebut telah diajukan oleh Kejaksaan Tinggi Papua dan Polda Papua. Kejati dikabarkan mengajukan 4 surat izin, sedangkan Polda Papua 6 surat izin. Dari 4 dan 6 surat izin itu terdapat nama Yusak Yaluwo, SH, M.Si.

Bupati Boven Digoel ini akan diperiksa terkait kasus penggelapan Dana APBD 2007 sebesar 130 Milyar. Ini belum termasuk APBD tahun 2005 dan 2006.

Pengajuan nama-nama para bupati korup ini diungkapkan oleh Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Papua, Widoyoko,SH dalam acara Dialog dan Kampanye Anti Korupsi yang digelar oleh Papua Coruption Watch di Auditorium RRI Jayapura hari ini, Selasa (15/1).

Hal senada juga diungkapkan Direktur Reserse dan Kriminal (Direskrim) Polda Papua, Kombes Polisi Drs. Paulus Waterpauw. “Kita sudah kirim 6 surat izin pemeriksaan bupati ke presiden, namun yang terjadi, mereka (para bupati) melakukan upaya politisasi, sehingga proses penyelidikan maupun penyidikannya juga menjadi terhambat,” ujar Waterpauw.

Dari pantauan Bodipost, Yusak Yaluwo tampak pucat, mulai sakit-sakitan dan selalu marah-marah karena dirinya mulai terkenal sebagai koruptor di balik Motto Gerakan Membangun Boven Digoel (Gerbang Bodi). Ia juga dikabarkan mulai menjalankan ‘diplomasi rupiah’ untuk membayar pihak Polda dan Kejati.

Menurut seorang wartawan lokal yang dekat dengan Waterpauw, Yaluwo beberapa kali menelpon Waterpauw dalam keadaan mabuk dan memohon dengan sangat agar namanya tidak dicantumkan dalam surat izin pemeriksaan yang akan diajukan ke Presiden.***

2 thoughts on “Terkait Kasus Korupsi, Yusak Yaluwo Akan Diperiksa

    […] ketat oleh Mahasiswa dan segenap komponen Rakyat Boven Digoel. Kita punya pengalaman pahit soal Kasus Korupsi di Boven Digoel yang pernah bergulir tahun 2008 di Polda Papua dan Kejati Papua. Direskrim Polda Papua waktu itu, Kombes Pol Paulus Waterpauw dibayar oleh Bupati Yusak Yaluwo. […]

    STOP KORUPSI dan SUAP di Indonesia said:
    22 Desember, 2010 pukul 9:53 pm

    terimakasih info nya kawan,sedang cari artikel dengan tema korupsišŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s